RepDem Bali Tolak Import Garam

Kembali lagi bersama saya Tira saya akan memenani makan siang anda, yang belum makan siang silahkan untuk makan siang dan yang sudah makan siang, izinkan saya menemani makan siang Anda dengan ngobrol ngobrol sejenak mengenai bagian dari makanan yang Anda makan yaitu garam. Isu garam ini belakangan ini begitu hot, bagaimana tidak karena Indonesia memutuskan untuk mengimpor garam sebanyak 3 Juta ton, sementara stok garam di Indonesia sesuai dengan yang saya baca sejumlah 2,1 Juta ton garam ada di Indonesia, lalu mengapa harus impor, apakah ini sudah atas sepengetahuan Bapak Presiden Jokowi atau memang betul merupakan kebijakan pemerintah atas dasar alasan pemerintah yang tidak diketahui masyarakat, apa alasan pemerintah untuk mengimpor 3 Juta ton dari luar dan menurut apa yang saya baca juga bahwa kebijakan itu diambil karena garam yang tersedia di Indonesia itu tidak memenuhi standar daripada apa yang dibutuhkan oleh industri, jika memang itu kendalanya tidak memenuhi standar harusnya dicari apa sih kendalanya untuk bisa memproduksi garam yang memenuhi standar.

Standarnya semacam apa, apakah pemerintah tidak ingin lebih mendalami agar rakyat Indonesia mampu memproduksi garam yang sesuai standar ataukah pemerintah hanya mencari jalan pintas dari apa yang menjadi keinginan segelintir orang atau segelintir pihak pihak yang ada di pemerintahan. Nah ini tentu akan membuat prestise yg cukup tidak baik dalam pemerintahan Jokowi, jadi saya sebagai ketua Repdem Bali ingin agar dicabut saja tentang kebijakan impor garam 3 Juta ton tersebut. Ada apa dibalik ini? seharusnya disosialisasikan sebelumnya dan bagaimana nasib para petani garam di daerah pesisir pesisir daerah di seluruh Indonesia, mengingat hampir semua kepulauan memiliki pesisir yang bisa dijadikan tempat produksi garam. Saya sebagai ketua Repdem Bali juga menegaskan agar mencabut saja kebijakan impor garam dan memberikan penjelasan, pertanggungjawaban kenapa impor garam ini diputuskan untuk bisa dijadikan komoditi yang memenuhi standar dan kenapa garam Indonesia tidak memenuhi standar, itu sebenarnya tanggung jawab pemerintah, ayo pemerintah lebih cerdas sedikit, bikin garam Indonesia untuk bisa memenuhi standar jangan ada sesuatu dibalik tidak terpenuhinya standar garam di Indonesia ini. Jangan ada udang dibalik batu. Saya Tira ketua Repdem Bali menolak atau meminta pemerintah untuk mencabut dari kebijakan impor garam dari luar Indonesia. Terimakasih dan selamat makan siang. Tonton di Instagram: https://www.instagram.com/p/CMtVKMZgXIe/

Tira Triyana
Author: Tira Triyana

A Balinese woman who is active in her daily life as a consultant & activist, also active in the PDI Perjuangan and leads several youth organizations, Women's Organizations and Children's Observers including Observers of the Disabled. Perempuan Bali yang kesehariannya adalah sebagai aktivis Pergerakan dan juga aktif di salah satu Partai Politik yaitu PDI Perjuangan dan memimpin beberapa organisasi kepemudaan, Organisasi Perempuan dan Pemerhati Anak-anak termasuk Pemerhati kaum Difabel.

Beri Komentar:

Related Posts

Picture of Tira Triyana

Tira Triyana

A Balinese woman who is active in her daily life as a consultant & activist, also active in the PDI Perjuangan and leads several youth organizations, Women's Organizations and Children's Observers including Observers of the Disabled. Perempuan Bali yang kesehariannya adalah sebagai aktivis Pergerakan dan juga aktif di salah satu Partai Politik yaitu PDI Perjuangan dan memimpin beberapa organisasi kepemudaan, Organisasi Perempuan dan Pemerhati Anak-anak termasuk Pemerhati kaum Difabel.

Recent Posts