Mentri Baru dengan Harapan Baru bagi Pariwisata Bali.
Sebuah kehormatan mendapat Undangan Tatap muka secara Khusus dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Sandiago Salahudin Uno yang begitu “Gercep” (Gerakan Cepat) hanya beberapa hari setelah dilantik Bapak Mentri satu ini langsung menuju Bali karena menganggap bahwa Bali adalah Roh dari Industri Pariwisata di Indonesia.
Bersama beberapa Pelaku Industri Pariwisata, UMKM dan Para Seniman turut saat itu mendampingi saya yang sengaja saya ajak untuk turut memberikan kontribusi positif bagi Bapak mentri tentang Pariwisata Bali. Rombongan yang hanya berjumlah tak lebih dari 20 orang ini berbincang dengan sangat relax dan interaktif hingga tak terasa sampai pukul 12.15 malam.
Sebagian besar rombongan yang saya ajak memang aktif dalam Gerakan Pemenangan Jokowi dalam pilpres 2018. Undangan yang kami terima secara mendadak hanya beberapa jam sebelum acara berlangsung membuat kawan-kawan komunitas pelaku Bisnis Pariwisata dan seniman ini merasa penting memanfaatkannya untuk bisa memberikan masukan positif tentunya buat Pak Mentri.
Beberapa hal yang menjadi komitment beliau adalah tetap mengedepankan Pariwisata yang menjunjung kearifan Lokal, Lebih memeratakan Dana Bansos Kementrian tidak hanya kepada Pengusaha Hotel dan Restaurant tapi juga harus memikirkan Usaha Industri Pariwisata di bidang lain seperti Usaha Water Sport dan Aktivitas Wisata lainnya. Selain itu Pak Mentri juga siap untuk mengajak industri Digital untuk berkolaborasi dalam program-program kementrian yang akan segera diluncurkan.
Sebuah pertemuan yang menunjukan kebesaran Jiwa seseorang Sandiago Uno yang tadinya adalah kompetitor Bapak Jokowi dalam Pilpres kini bisa tergabung dalam Kabinet Jokowi dan melepas semua perbedaan dan siap menjalankan segala Visi dan Misi Jokowi demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Pertemuan semalam ditutup dengan pemberian Buku tentang Sandiago Uno kepada saya dan beberapa kawan yang hadir dalam acara tersebut. (TT)
Bravo










Author: Tira Triyana
A Balinese woman who is active in her daily life as a consultant & activist, also active in the PDI Perjuangan and leads several youth organizations, Women's Organizations and Children's Observers including Observers of the Disabled. Perempuan Bali yang kesehariannya adalah sebagai aktivis Pergerakan dan juga aktif di salah satu Partai Politik yaitu PDI Perjuangan dan memimpin beberapa organisasi kepemudaan, Organisasi Perempuan dan Pemerhati Anak-anak termasuk Pemerhati kaum Difabel.





